perbedaan flu babi, flu burung dan flu kuda
flu babi
Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi. Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah penyakit ini pada babi rutin terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal.
Penyakit ini cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah sepanjang tahun. Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia penyakit ini secara konstan berubah.
Flu babi biasanya tidak menjalar pada manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang berhubungan dengan babi. Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke manusia juga sangat jarang.
Penularan manusia pada manusia flu babi diperkirakan menyebar seperti flu musiman – melalui batuk dan bersin. Dalam wabah yang kini terjadi belum jelas apakah penyakit itu ditularkan dari manusia ke manusia.
Gejala flu babi pada manusia tampaknya serupa dengan gejala-gejala flu musiman manusia.
Flu Burung
Flu Burung atau avian influenza yang sempat menyebabkan jatuhnya banyak korban di masa lampau sebenarnya merupakan hasil infeksi varian influenza tipe A subtipe H5N1. Biasanya virus flu ini menyerang unggas seperti ayam, itik, burung, dan lainnya. Pada komunitas unggas, infeksi flu burung bisa menyebabkan kematian unggas dalam waktu singkat.
Akibat meningkatnya kemampuan infeksi virus, yang tadinya hanya menjangkiti golongan unggas dan mamalia, lalu juga menginfeksi manusia. Virus ini dapat menular melalui air liur dan kotoran hewan yang terkena flu. Infeksi virus flu burung umumnya menimbulkan gejala berat. Mulai dari demam mencapai suhu diatas 38 °C hingga berhari-hari.
Namun, menurut Prasna, secara keseluruhan flu ini mirip flu biasa yang juga menimbulkan gejala bersin-bersin, pegal dan linu di persendian, nyeri menelan, dan batuk. Pada perburukannya juga bisa menyebabkan severe respiratory distress (sesak napas hebat).
Ini bisa terjadi bila infeksi terus berlanjut dan ditunggangi bakteri yang menjadi penyebab radang paru-paru (pneumonia). Tak ada pengobatan spesifik untuk penyakit ini. Pengobatan lebih banyak mengupayakan menurunkan keganasan virus dengan antivirus seperti oseltamivir dan zanamivir. Juga merawat gejala yang timbul misalnya, memberikan alat bantu nafas seperti respirator, obat bronkodilator untuk melebarkan saluran nafas, analgesik-parasetamol untuk kasus demam dan nyeri, dan cairan infus untuk pasien yang kurang in take cairan maupun makan.
Flu Kuda
Ada lagi jenis flu yang disebabkan virus equine influenza. Dengan gejala mirip flu, tapi pada mamalia seperti kuda. Serangan virus ini mengakibatkan kematian 43 ekor kuda di bagian barat India Rajasthan dan Gujarat, sehingga dijuluki sebagai flu kuda.
Flu kuda punya dua tipe virus penyebab yakni equine-1 (H7N7) dan equine-2 (H3N8). Masing-masing memiliki karakteristik sendiri. Equine-1 lebih banyak menyerang otot dan hati, sedangkan equine-2 menyerang sistem imun tubuh.
Virus ini layaknya influenza, memiliki perjalanan penyakit sekitar 7 hari. Gejalanya seperti flu burung, menyebabkan demam, batuk-pilek, dan hilang nafsu makan. Pada kuda, umumnya perjalanan flu berkisar 1-5 hari dan banyak pula yang berujung fatal.
Hingga kini belum ditemukan penyebaran dari kuda ke manusia, meski prediksi menyebutkan dapat ditularkan ke manusia. Equine flu lebih banyak ditularkan dari kuda ke kuda lain. Pencegahan bisa diupayakan dengan pemberian vaksin pada kuda sebelum ditemukan infeksi flu.
referensi : tribun jabar






2 komentar:
saya baru tau loh ada flu babi... waah, banyak juga yah virus flu di dunia... keep sharing...
saya baru tau, ternyata ada flu kuda juga ya...
keep sharing :D
Poskan Komentar